Asset Riil: penentu bertahannya sebuah perusahaan

Hal yang terbaik soal uang adalah ia bekerja 24 jam sehari dan dapat bekerja untuk beberapa generasi. Begitu dollar masuk kedalam asset saya, ia menjadi karyawan saya dan tidak saya biarkan keluar.

(Robert T. Kiyosaki)

Keterangan :

Yang dimaksud asset riil bagi Robert Kiyosaki bukan kekayaan bersih seperti yang diajarkan dalam metoda akuntansi melainkan sesuatu hal yang menaruh/memasukkan uang kedalam saku kita.

Contoh asset :

  1. Bisnis yang tidak menuntut kehadiran kita
  2. Saham
  3. Surat obligasi
  4. Dana bersama
  5. Real estate yang menghasilkan pemasukan
  6. Surat utang
  7. Royalti dari property intelektual seperti music, karya tulis, hak paten.
  8. Dan segala sesuatu yang mempunyai nilai, menghasilkan pemasukan, dan Mempunyai pasar yang siap.

Robert Kiyosaki tidak mendorong siapapun untuk memulai sebuah perusahaan, kecuali mereka sungguh-sungguh ingin memahami akuntansi, manajemen uang dan ilmu menjual serta mendorong orang untuk mendapatkan asset yang dia sukai, “Jika kamu tidak menyukai, kamu tidak akan memeliharanya.”

Rintangan dalam memiliki bisnis, 80% dari semua usaha yang didirikan mati dituahun pertama, sisanya yang 20% hidup di tahun pertama tadi 80% nya mati di empat tahun berikutnya. Jadi, dalam 5 tahun pertama hanya tinggal 4% yang hidup. Robert Kiyosaki tidak merekomendasi Anda untuk mempunyai bisnis sendiri kecuali hanya jika Anda sungguh mempunyai hasrat untuk mempunyai perusahaan sendiri. Yang dimaksud Robert Kiyosaki untuk urus dan jalankan bisnis Anda sendiri adalah membangun dan menjaga kolom asset Agar tetap kokoh. Teruskanlah pekerjaan harian Anda, jadilah karyawan yang

bekerja keras dan bagus tetapi teruslah membangun kolom asset itu (sesuai dengan contoh asset-asset diatas bukan hanya bisnis sendiri).Ketika arus kas Anda tumbuh, Anda dapat membeli beberapa barang mewah.

Perbedaan penting adalah bahwa orang kaya membeli barang mewah belakangan (bukan priritas utama), sementara orang miskin dan kelas menengah cendrung membeli barang mewah lebih dulu (prioritas utama). Orang miskin dan kelas menengah sering kali membeli barang mewah seperti rumah besar, berlian, pakaian dari bulu binatang, perhiasan atau kapal persiar karena mereka ingin kelihatan kaya, tetapi dalam kenyataannya mereka hanya semakin terperosok dalm utang kredit. Orang yang berlimpah uang, orang kaya jangka panjang, membngun kolom asset mereka dulu. Kemudian, pemasukan yang dihasilkan dari kolam asset dipakai untuk membeli barang mewah. Orang miskin dan kelas menengah membeli barang mewah lebih dulu dengan keringat dan darah mereka sendiri dan dengan warisan anak-anak mereka

Marilah kita membangun kolom asset kita mulai sekarang!

 

Sumber: 37 Secrets To Be Rich By Tung Desem Waringin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *